Demam Game PUBG | SMP Negeri 13 Bogor
  • SMP NEGERI 13 BOGOR
  • Cerdas, Higienis, Enerjik, Responsif, Inovatif, Adaftif

Demam Game PUBG

Hampir setiap hari sepulang sekolah kulihat anakku hanyut dengan hp di tangan. Apalagi kalau hari libur, sejak bangun tidur langsung memegang hp sampai beberapa jam kemudian. Sebagai orang tua aku sangat peduli terhadap apapun yang dilakukan anakku. Aku selalu ingin tahu apa yang dia kerjakan. Aku ingin tau apa yang sedang dimainkannya. Aku sangat kawatir karena dia terlalu larut dengan permainan yang katanya lagi booming di kalangan anak-anak, pelajar, bahkan orang dewasa pun menggandrungi permainan ini.
Aku penasaran, suatu kali aku bertanya," Nak, kamu ngobrol dengan siapa?" Gak ada, Bu, jawabnya. Lhaa itu, ibu dengar kamu bicara sendiri. "Itu permainan ibu, game online," katanya. Aku semakin penasaran. Aku coba menanyakan pada anak didikku di sekolah. Suatu siang ketika mengajar di kelas 8D.
"Anak-anak, apa nama permainan yang sedang ramai, heboh, dan lagi booming saat ini?"tanyaku. Spontan kelas jadi gaduh, riuh, dan ramai. Hampir semua anak laki-laki berbicara dengan raut wajah cerah, ceria dan bersemangat. "Game online PUBG, Bu," jawab mereka serempak. Aku agak kaget juga, anak-anak merespon dengan cepat. Ini membuktikan bahwa game ini memang lagi booming. Aku coba bertanya lagi di kelas berikutnya, ternyata jawaban mereka juga sama. Aku menggali imformasi tentang game ini pada anak-anak, ya, dengan mewawancarai mereka aku mendapatkan informasi lebih jelas dan lengkap. Apa, mengapa, dan bagaimana permainan itu.


PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) adalah sebuah permainan dengan genre battle royale, yang para pemainnya bisa bermain dengan 100 orang sekaligus secara daring. Di dalam permainan ini pemain bisa bermain solo, tim 2 orang, dan tim 4 orang, serta bisa mengundang teman untuk bergabung ke dalam permainan sebagai tim. Game ini dimulai dengan mengumpulkan player-player disebuah tempat. Kemudian semua player menunggu yang belum masuk selama satu menit, setelah satu menit semua player berada dalam pesawat dan akan turun ke sebuah tempat pertempuran, setelah sampai di tempat pertempuran player akan mencari sebuah senjata dan perlengkapan berperang di sebuah rumah rumah yang sudah di sediakan. Setelah itu player akan membunuh player-player yang ada di tempat tersebut dan mereka harus menghindari zona yang mulai mengecil karena jika player ada di luar zona darah player tersebut akan terkuras dan mati, mereka harus bertahan hidup sampai tidak ada player lain di tempat tersebut. Itulah sekilas cara main game, hasil mewawancarai anak-anak.


Menurut mereka permainan ini merupakan salah satu obat stres, bisa juga sebagai hiburan, membuat kecanduan, dan seruu. Ahh, yang benar saja. Pastinya game ini menyita waktu, menghabiskan kuota, menguras uang padahal belum bisa menghasilkan uang (kata mereka, uang gak minta orang tua bu, uang jajan yang disisihkan, lah sama saja, masih uang dari orang tua dan mereka rela tidak jajan demi game), mata lelah, badan capek, terkadang membuat kesal, gondok dan bisa juga menjadi anak yang pembangkang karena selalu mengabaikan setiap kali orang tua memanggil, menyuruh, dan butuh pertolongan.
Seharusnya gunakanlah waktu luang untuk hal-hal yang bermanfaat, misalnya membaca buku, menulis cerita, menggambar, atau yang lainnya.
Sangat diharapkan perhatian yang penuh dan pengawasan yang lebih ketat lagi dari orang tua. Apakah ada solusi yang lain?

Pamoyanan, 12 Maret 2019

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pagi di Ciwidey

Rencana liburan kali ini ingin mudik ke kampung halaman. Aku sampaikan hal ini kepada anak bujangku. "Nak, liburan ke kampung aja ya?"tanyaku dengan antusias. "Pulangnya naik apa Bu?" b

15/01/2020 21:57 WIB - Mardianis
Pelaksanaan Try Out di SMPN 13 Bogor

Try out adalah bentuk ujian sebagai uji coba yang diberikan kepada peserta didik. Try out yang diberikan kepada peserta didik sangar penting artinya bagi semua pihak yang terkait denga

28/10/2019 09:53 WIB - Reni Supriati
PTS dengan Android

Senin, 16 September 2019. Sekolah kami melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) ganjil. Ada Sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. Khususnya untuk kelas 9, PTS menggunakan HP an

16/09/2019 11:59 WIB - Mardianis
Masjid Baru

Alhamdulillah, pagi ini 6 September 2019 kami guru-guru beserta siswa SMP Negeri 13 Kota Bogor sudah bisa kultum di Masjid An-Nur. Masjid sekolah yang pembangunannya penuh perjuangan lu

06/09/2019 16:43 WIB - Mardianis
Melatih Disiplin dengan LTUB

Seminggu terakhir ini KBM kurang kondusif. Hal ini disebabkan karena sebagian besar siswa terlibat sebagai peserta lomba tata upacara bendera (LTUB). Hanya tersisa beberapa siswa di dal

15/08/2019 09:10 WIB - Mardianis
Krisis Moral, Akhlak, dan Etika

Dasyatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, memberi pengaruh besar terhadap perkembangan moral, akhlak, dan etika di kalangan masyarakat. Memang kemajuan tersebut memiliki manfaat ya

29/07/2019 07:15 WIB - Mardianis
Soni Farid Maulana – SONIAN

Sonian adalah bentuk puisi baru sepanjang empat larik dalam sastra Indonesia modern dengan pola 6-5-4-3 suku kata perlarik. Bentuk baru ini dikreasi oleh penyair Soni Farid Maulana. Dal

27/07/2019 22:59 WIB - Mardianis
Tradisi Lebaran di Kampung Halaman

Anies Piliang itu nama panggilanku. Kalau dilihat sekilas pasti banyak yang tahu, aku berasal dari Sumatra Barat. Piliang itu salah satu suku yang terkenal di Sumbar. Jangan salah ya! K

25/07/2019 07:48 WIB - Mardianis
Muhasabah dan ESQ

Pagi Jumat tanggal 15 Maret 2019, Kegiatan siswa kelas 9 diawali dengan salat dhuha bersama, kemudian dilanjutkan dengan muhasabah yang dipimpin langsung oleh ustad Markoni selaku guru

20/03/2019 15:00 WIB - Mardianis
Bulan Promosi

Gelak tawa, canda ria, serta senyum kebahagiaan tersungging di bibir anak-anak kelas 9 pagi menjelamg siang Rabu, 13 Maret 2019. Mengapa semyum mereka lepas. Yeach, jelas saja, hari ini

15/03/2019 14:35 WIB - Mardianis