Bulan Promosi | SMP Negeri 13 Bogor
  • SMP NEGERI 13 BOGOR
  • Cerdas, Higienis, Enerjik, Responsif, Inovatif, Adaftif

Bulan Promosi

Gelak tawa, canda ria, serta senyum kebahagiaan tersungging di bibir anak-anak kelas 9 pagi menjelamg siang Rabu, 13 Maret 2019. Mengapa semyum mereka lepas. Yeach, jelas saja, hari ini mereka tidak belajar, bebas dari pikiran dan beban berat, kata mereka, uuhh dasar anak-anak. Rata-rata anak-anak senang dan bahagia bila ada moment-moment tertentu yang membuat mereka tidak belajar atau meninggalkan kelas, tidak hanya kelas 9 kelas 7 dan 8 sama seperti itu.

Suatu siang Juan kelas 8 bertanya padaku. "Bu, hari Senin kelas 7 dan 8 libur bukan?" tanyanya. "Ada apa, kok libur?" balik aku yang bertanya. "Ng...nggak, bukannya kelas 9 TO, eehh simulasi?" tanyanya lagi. ""Walaupun To atau simulasi, ini tidak ada hubungannya dengan kalian, tidak menggangu, dan tidak ada pengaruhnya pada kalian," jawabku tegas. "Kan berisik, Bu, anak-anak kelas 9 butuh konsentrasi dan harus fokus," Juan menambahkan. Dalam hati aku berkata, waduuhh ini anak ngotot amat supaya mereka diliburkan, heemm kalau begini terus, bagaimana nanti nasib mereka ke depannya, malas dan mau libur terus. Apakah sekolah dan belajar itu merupakan sesuatu yang berat? Aku rasa tidak, asal segala sesuatu dimulai dengan niat yang baik. Sesulit apapun bila ada usaha yang sungguh- sungguh pasti akan membuahkan hasil yang baik.

Sebentar lagi siswa kelas 9 akan bertempur, berjuang demi mendapatkan nilai yang memuaskan dan diharapkan bisa lulus serta melanjutkan ke sekolah favorit yang mereka impikan. Bulan-bulan terakhir menjelang UN banyak pihak-pihak sekolah lain berdatangan ke sekolah kami dengan tujuan mempromosikan segala sesuatu yang berkaitan dengan sekolah mereka.


Pagi itu kelas 9 diundang oleh sekolah BORCESS ASHOKAL HAJAR (boAsh) di bawah naungan Yayasan Muztahidin Al-Ayubi (YMA) dalam rangka promosi sekolah mereka. Pihak sekolah Borces menjemput dan mengantar siswa serta guru dengan armada yang mereka miliki Trans Boash. Sekolah Borces termasuk salah satu sekolah swasta terbesar, terluas, dan jumlah siswa terbanyak di bandingkan dengan sekolah swasta dan negeri yang ada di Bogor. Walaupun letaknya di kabupatem Bogor Namun peminatnya datang dari segala penjuru.


Keseruan anak-anak pagi itu membuat aku senang, bahagia. Bus Borces menjadi saksi keindahan itu. Ada anak-anak yang sibuk ngobrol, ada yang bercanda, ada menyanyi. Apalagi bila lagu yang diputar adalah lagu favorit dari idola mereka, huuuhhh hebohnya luar biasa. Suatu ketika aku mengingatkan mereka, "Anak-anak, kita sudah sampai di kota." "Yeeaacch, ibu, kita juga tahu kalie," ciletuk mereka sambil terus kembali bernyanyi. Aku sengaja menggoda mereka, biarpun sekolah kami agak di pinggir kota tetapi mereka bukan kampungan.


Tiba-tiba ada pesan masuk lewat WA. "Ibu mau kemana?"tanya Mama Andhika. "Mau ke Borches, Ma,"jawabku. "Owh, tadi Andhika tidak ngasih tahu," tanyamya lagi. "Iya, mama, saya juga baru tahu." jawabku. "Owh, iya hati-hati ya bu, tadi Andhika bawa bekal, Bu. "Iya, anak-anak sudah menyantap bekal yang mereka bawa atas arahan pembina kesiswaan. Tuunng...ada WA dari Mama Raka. "Ibu, mau kemana? Nitip Raka ya bu, saya lagi di Cibinong. "Iyaa mama, itu sudah menjadi tanggung jawab kami, jangan kawatir. Mama Raka salah satu orang tua yang sering menanyakan tentang anaknya. Rasa kawatir beliau sangat tinggi. Yeach, wajar saja, namanya juga orang tua. Komen tar-komentar bermunculan dari WA yang masuk, setelah aku membagi foto-foto keseruan anak-anak waktu itu.


Cukup lama kami berada di sekolah Borces. Pihak sekolah Borces menguraikan panjang lebar, rinci dan detail mengenai sekolah tersebut. Satu jam terakhir diisi dengan motivasi-motivasi belajar yang disampaikan langsung oleh ketua yayasan Muztahidin Al-Ayubi. Ketua yayasan menjelaskan asal-usul berdirinya sekolah ini dan perjuangan dalam membangun, merintis yayasan ini dari nol sampai sukses seperti sekarang ini. Tak lupa ketua yayasan memberi motivasi-motivasi serta kiat sukses pada anak-anak. Anak-anak sangat antusias memperhatikan dan mendengarkan pen jelasan ketua yayasan., dengan bahasa gaulnya membuat anak-anak merasa dekat dan akrab. Terakhir ketua yayasan menunjukkan kedermawanannya dengan membagi-bagi uang, dengan syarat harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya. Arila dan Siti Sarah berhasil membawa masing-masing 500 ribu rupiah, atas jawaban yang mereka berikan, selamat ya anak-anak. Sesi terakhir dimeriahkan dengan penampilan siswa BORCESS nyanyi solo, dance, dan musik dangdut. Benar-benar seru hari ini. Pukul 15.00 kami kembali ke sekolah, anak-anak tersenyum bahagia dan senang.


Heeemm, aku bahagia bersama kalian, semoga jadi anak yang sholih dan sholihah, sukses dunia akhirat, Aamiin

  

Pamoyanan, 15 Maret 2019

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pagi di Ciwidey

Rencana liburan kali ini ingin mudik ke kampung halaman. Aku sampaikan hal ini kepada anak bujangku. "Nak, liburan ke kampung aja ya?"tanyaku dengan antusias. "Pulangnya naik apa Bu?" b

15/01/2020 21:57 WIB - Mardianis
Pelaksanaan Try Out di SMPN 13 Bogor

Try out adalah bentuk ujian sebagai uji coba yang diberikan kepada peserta didik. Try out yang diberikan kepada peserta didik sangar penting artinya bagi semua pihak yang terkait denga

28/10/2019 09:53 WIB - Reni Supriati
PTS dengan Android

Senin, 16 September 2019. Sekolah kami melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) ganjil. Ada Sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya. Khususnya untuk kelas 9, PTS menggunakan HP an

16/09/2019 11:59 WIB - Mardianis
Masjid Baru

Alhamdulillah, pagi ini 6 September 2019 kami guru-guru beserta siswa SMP Negeri 13 Kota Bogor sudah bisa kultum di Masjid An-Nur. Masjid sekolah yang pembangunannya penuh perjuangan lu

06/09/2019 16:43 WIB - Mardianis
Melatih Disiplin dengan LTUB

Seminggu terakhir ini KBM kurang kondusif. Hal ini disebabkan karena sebagian besar siswa terlibat sebagai peserta lomba tata upacara bendera (LTUB). Hanya tersisa beberapa siswa di dal

15/08/2019 09:10 WIB - Mardianis
Krisis Moral, Akhlak, dan Etika

Dasyatnya perkembangan dan kemajuan teknologi, memberi pengaruh besar terhadap perkembangan moral, akhlak, dan etika di kalangan masyarakat. Memang kemajuan tersebut memiliki manfaat ya

29/07/2019 07:15 WIB - Mardianis
Soni Farid Maulana – SONIAN

Sonian adalah bentuk puisi baru sepanjang empat larik dalam sastra Indonesia modern dengan pola 6-5-4-3 suku kata perlarik. Bentuk baru ini dikreasi oleh penyair Soni Farid Maulana. Dal

27/07/2019 22:59 WIB - Mardianis
Tradisi Lebaran di Kampung Halaman

Anies Piliang itu nama panggilanku. Kalau dilihat sekilas pasti banyak yang tahu, aku berasal dari Sumatra Barat. Piliang itu salah satu suku yang terkenal di Sumbar. Jangan salah ya! K

25/07/2019 07:48 WIB - Mardianis
Muhasabah dan ESQ

Pagi Jumat tanggal 15 Maret 2019, Kegiatan siswa kelas 9 diawali dengan salat dhuha bersama, kemudian dilanjutkan dengan muhasabah yang dipimpin langsung oleh ustad Markoni selaku guru

20/03/2019 15:00 WIB - Mardianis
Demam Game PUBG

Hampir setiap hari sepulang sekolah kulihat anakku hanyut dengan hp di tangan. Apalagi kalau hari libur, sejak bangun tidur langsung memegang hp sampai beberapa jam kemudian. Sebagai or

12/03/2019 14:20 WIB - Mardianis